Home > anak > Nak, Isa Tidak Jadi Main ke Rumah..

Nak, Isa Tidak Jadi Main ke Rumah..

Sabtu, 9 April 2016 siang, di sekolah Karel. “Yuk Karel pulang dulu, udah siang nih. Dua minggu lagi main sama Isa lagi ya. Besok Isa mau ke Jakarta. Nanti abis dari Jakarta Isa juga mau main ke rumah kan?” kata saya mengajak Karel pulang, setelah setengah jam lebih dia main bareng Isa di sekolah, seusai jam sekolah. Kami pulang, tak menyadari itu bakal jadi pertemuan terakhir kami sekeluarga dengan sosok Isa (Dzulqarnain Haritsah Wibowo), salah satu teman akrab Karel di sekolah.

DSC00078

Ayah Isa bekerja di Jakarta, sedangkan ibu Isa dan tiga anaknya tinggal di Yogya. Beberapa waktu lalu mereka memutuskan untuk pindah ke Jakarta, nanti bertepatan dengan pergantian tahun ajaran sekolah. Mereka berencana pergi ke Jakarta selama dua minggu untuk mengurus perpindahan dan pendaftaran sekolah, dan setelah itu kembali lagi ke Yogya untuk menyelesaikan kegiatan bersekolah hingga akhir tahun ajaran.

Sebagaimana anak-anaknya, istri saya dan ibu Isa juga saling akrab. Beberapa kali ikut bareng-bareng repot ini itu ketika anak-anak ikut lomba atau kegiatan sekolah. Karel beberapa kali main juga ke rumah Isa.

P_20160219_172714

Jumat, 22 April 2016 lalu, istri saya mendapat kabar bahwa Isa sakit, dan opname di sebuah RS di Jakarta, kabarnya karena demam berdarah. Jalan cerita sakitnya Isa belum cukup jelas kami terima, karena faktor jarak dan juga kesibukan ibu Isa (ketiga anaknya sakit kebetulan sakit semua, sedang si ayah baru saja sembuh juga). Kemarin ada kabar Isa masuk ICU. Subuh tadi datang kabar Isa meninggal dunia. Ibu Isa menelepon istri saya, “Titip maaf buat Karel ya Mam, ‘Maaf Tante nggak cukup mampu untuk jagain Isa untuk bisa terus main sama Karel..'”

Kami hanya bisa bilang ke Karel, “Nak, Isa tidak jadi main ke rumah.. Isa meninggal dunia..”

  1. 25/04/2016 at 16:00

    sedih

  2. Tintin
    26/04/2016 at 04:46

    Isa telah berulang. Kamipun hanya bisa bilang pada vita, Isa telah meninggal. Jika kamu teruskan Les sama Tante Sandra ibunya Isa… Sudah tidak ada Isa lagi disana.

  3. Romauli
    28/04/2016 at 13:53

    Sedih sekali…..Isa sekarang tinggal kenangan rasanya baru kemarin sosoknya main bersama setiap pulang sekolah main bola ala anak cowok yg tendangannya dahsyat mengingat sosoknya yg kecil n manis…ikut grup tari dan selalu semangat…mengikuti kegiatan atau lomba apapun….moment yang pernah ada denganmu akan selalu kami ingat jd bagian dari hidup kami dan anak-anak kami,…rest in peace Isa…buat Mama Sandra dan keluarga harus kuat dan ikhlas ya….dalam hadapi ujian ini percayalah Tuhan punya rencana yg indah…..

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: