Home > kehidupan > Secuil cerita soal keberuntungan

Secuil cerita soal keberuntungan

Kemarin malam saya bertemu dengan Pak Rovicky di Warung Bakmi Mbah Hadi, Terban. Ngobrol ngalor ngidul, sampai makannya sudah kelar, ngobrolnya masih lanjut. Sampai akhirnya istri beliau (amat pengertian rupanya) memesan lagi segelas teh hangat, sekedar biar tidak begitu sungkan dengan tetangga kanan kiri (maaf Bu, membajak Pak RDP ngobrol kelamaan, makasih juga traktirannya)🙂

Sempat menyinggung soal posting zona nyamannya Bank Al, sampai akhirnya Pak Rovicky bercerita tentang mengupayakan keberuntungan.

Waktu bekerja di Brunei Shell Petroleum, beliau bekerja sebagai konsultan lepas yang dikontrak per 6 bulanan. Pekerjaan di Shell ini relatif lebih lancar ketimbang saat sebelumnya bekerja di perusahaan lain di Jakarta, karena supportnya yang jauh lebih baik (terang saja, lha Shell perusahaan besar). Proyek yang tadinya ditargetkan selesai dalam 2-3 tahun, akhirnya bisa diselesaikan dalam waktu 1 tahun 3 bulan. Sempat ada komentar dari beberapa rekan kerja beliau di sana (sesama konsultan lepas), itu strategi mengerjakan proyek yang salah, lha dengan kecepatan pengerjaan yang sedang2 saja klien sudah puas, dan masa kontrak bisa panjang, mengapa harus dikerjakan dengan lebih cepat (sehingga masa kontraknya juga singkat)? Sounds familiar?🙂

Beliau tidak menyesal, bahkan dalam surat keterangan dari Shell, disebutkan bahwa “beliau mampu menyelesaikan proyek setahun lebih cepat dari yang direncanakan”. Belakangan terbukti bahwa sepotong kalimat tersebut menjadi kunci masuk yang sakti untuk masuk ke perusahaan2 lain yang lebih besar. Keberuntungan?

Saya punya cerita lain. Ada seorang teman, supel orangnya. Saat ia kuliah dulu, suatu kali ia lupa bahwa pada hari tersebut ada test lisan yang akan diadakan oleh dosen. Masuk ruang kelas dengan hati galau, karena merasa tidak ada persiapan. Melihat papan tulis kotor, dengan begitu saja ia membersihkan papan tulis, tanpa ada yang meminta. Sekembalinya ia ke tempat duduknya, ia ditanya oleh si dosen, “Mas, nomor mahasiswanya berapa?”. Teman saya kaget, menyangka akan ditanyai. Ia menyebutkan nomor mahasiswanya. Segera setelah itu dosennya berkata, “Silakan keluar ruangan Mas, untuk test lisan kali ini Anda saya beri nilai A, karena Anda sudah membantu saya membersihkan papan tulis.” Keberuntungan?

Orang sering mengira keberuntungan adalah sesuatu yang datang begitu saja, tanpa perlu upaya apa2. Tapi dari pengalaman beliau, pengalaman teman saya tadi, dan banyak pengalaman teman lain yang pernah saya dengar, saya yakin bahwa keberuntungan adalah sesuatu yang sebenarnya diupayakan, sedari jauh hari, sebelum hasil yang dipandang sebagai keberuntungan itu tampak. Bahkan ketika upaya2 itu dilakukan tidak dengan maksud untuk mendapatkan suatu keberuntungan di kemudian hari. Pak Rovicky menyelesaikan proyek itu lebih cepat dari rencana hanya karena beliau merasa itulah yang sepatutnya dilakukan seorang profesional. Teman saya membersihkan papan tulis begitu saja hanya karena melihat papan tulis masih kotor, tanpa ada pikiran apa yang ia lakukan itu akan membuatnya lolos dari test lisan hari itu.

Melakukan hal yang baik, atau malah hal yang terbaik, memang tidak selalu berujung pada apa yang kita kenal sebagai keberuntungan. Tapi seringkali keberuntungan tercipta karena banyak hal baik yang pernah kita lakukan di waktu2 sebelumnya.

Categories: kehidupan Tags:
  1. aan
    14/06/2010 at 18:04

    cerita yang menarik..

    salam kenal🙂

  2. 14/06/2010 at 18:07

    Salam kenal juga🙂

  3. 14/06/2010 at 18:24

    cerita yg menarik.
    makasih, saya terhibur sekali membaca ini🙂

  4. 14/06/2010 at 18:26

    Sama🙂

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: