Home > kehidupan > Dipaksa mendengar musik

Dipaksa mendengar musik

Musik mewarnai hidup kita. Di banyak tempat kita mendengar musik. Di rumah, di mobil, di tempat kerja, di mal, di tempat resepsi, hampir bisa dibilang di mana saja. Musik membantu kita untuk rileks. Musik mempengaruhi mood kita. Tiap orang punya jenis musik kesukaannya sendiri.

Seringkali musik itu diputar begitu saja, tanpa kita meminta. Di mal misalnya. Kita tidak bisa meminta agar musik A, atau B yang diputar, sesuai keinginan kita. Kita tidak bisa memilih. Walau demikian, bagi saya dalam kasus di mana musik diputar sebagai pengisi latar belakang suara, ini tidak menjadi masalah.

Menjadi masalah buat saya ketika musik itu tidak lagi berfungsi sebagai pengisi latar belakang suara, tapi dimainkan begitu kerasnya sehingga mendominasi ruang dengar saya. Saya jadi tidak lagi punya pilihan untuk mendengar musik itu atau tidak. Saya dipaksa untuk harus mendengarkannya. Di tempat resepsi misalnya. Saya amat jengkel ketika musik dimainkan begitu keras, tidak peduli bagus tidaknya musik itu dimainkan. Saya tidak lagi dapat bertegur sapa dan bercakap dengan nyaman di situ. Sekedar untuk berbicara dengan teman lama di sebelah saja kadang harus sedikit berteriak. Tempat resepsi, yang seharusnya menjadi ajang berbagi kebahagiaan, tempat bertegur sapa dengan kerabat atau teman lama, menjadi ajang di mana semua orang harus mendengarkan musik, tak ada pilihan lain.

Saya suka mendengarkan musik. Tapi saya tidak suka bila musik dijejalkan ke telinga saya.

Categories: kehidupan Tags:
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: