Home > kehidupan, layanan publik > Kualitas Layanan Telekomunikasi (lanjutan)

Kualitas Layanan Telekomunikasi (lanjutan)

Beberapa waktu yang lalu, saya menceritakan masalah saya dengan nomor telepon saya. Seperti yang sudah saya jelaskan juga, masalah teknisnya sudah diselesaikan. Waktu itu, muncul kekuatiran akan adanya kesalahan dalam penagihan. Ternyata, ketika saya membayar tagihan telepon, kekuatiran saya itu terbukti benar. Ada sambungan pembicaraan telepon yang tidak saya lakukan (jelas tidak, karena sambungan telepon itu terjadi pada saat terjadinya masalah tersebut) namun ditagihkan kepada saya. Secara nominal, bagi saya kelebihan tagihan itu relatif tidak besar (bukan sombong lho). Hanya saja, waktu saya melaporkan masalah teknis itu dulu, saya ditenangkan oleh CSO yang ada di Plaza Telkom bahwa kesalahan penagihan pasti tidak akan terjadi, karena kapan kesalahan teknis itu dimulai dan diselesaikan dapat diketahui; sehingga ketika benar ada kesalahan penagihan, jengkel juga saya.

Pada saat membayar tagihan, saya langsung melunasi semuanya, dan kemudian saya langsung mengajukan keberatan dengan menceritakan kronologisnya pada petugas di loket (petugasnya beda dengan CSO yang saya sebut di atas, jadi saya perlu bercerita ulang). Dari awal, si petugas sudah menyatakan bahwa pengurusannya bisa butuh waktu sampai seminggu. Saya tidak mempermasalahkan hal itu, jadi proses pengajuan keberatan dilanjutkan, dan keberatan saya itu dilaporkan ke kantor Telkom pusat.

Terus terang saya tidak berharap banyak bahwa masalah kesalahan tagihan ini akan segera dapat diselesaikan. Namun, keesokan harinya, saya dihubungi oleh petugas dari kantor Telkom, yang menyatakan bahwa memang betul terjadi kesalahan, dan pengembalian kelebihan tagihan sudah bisa diambil. Hebat juga ternyata!šŸ™‚

Harapan saya, kinerja yang baik atas penanganan keluhan pelanggan dapat dilanjutkan oleh Telkom (dan badan penyelenggara layanan publik yang lain). Bahkan semoga kesalahan teknis (yang menjadi awal mula permasalahan ini) dapat terus dihindari.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: