Home > IT, pendidikan > Cermin kondisi pendidikan tinggi kita?

Cermin kondisi pendidikan tinggi kita?

Beberapa hari yang lalu, saya menerima sebuah email sebagai berikut:

salam kenal pak albert nama saya xxxx (Albert: namanya saya sembunyikan) .. saya mahasiswa tingkat akhir jurusan teknik informatika di salah satu perguruan tinggi di jakarta..

saya tertarik dengan aplikasi rekam medis yg anda dan teman2 dari kunang kembangkan…. kebetulan skripsi saya mengambil topik tentang rekam medis pula..

adakah sekiranya saya bisa bertanya pada anda, sidplite itu dibuat menggunakan software apa…? dan apakah sekiranya teman2 dari kunang dapat membantu saya untuk mengirimkan tutorial dalam pembuatan rekam medis elektronik yang mirip dengan sidplite….

atau apakah teman2 dari kunang bisa juga membuatkan jasa untuk saya dalam pembuatan software rekam medis elektronik (semacam sidplite) namun dengan persyaratan teknis dari saya… (dengan harga terjangkau tapinya…)

mohon tanggapannya… terima kasih sebelumnya

Saya sungguh heran, mau jadi sarjana informatika macam apa mahasiswa ini ketika dia lulus? Baru mengerjakan skripsi saja sudah minta tolong orang lain mengerjakan skripsinya, lengkap dengan langkah-langkahnya. Jelas sekali dia tidak bersedia bersusah payah menganalisa masalah untuk kemudian memunculkan ide sebagai solusi atas masalah tersebut. Mau bayar, tapi belum-belum sudah nawar pula.

Singkatnya jawaban saya: saya bukan biro jasa pembuatan skripsi, dan saya merasa tidak mendidik Anda jika saya menanggapi permintaan Anda.

Pertanyaan saya: apakah ini cermin kondisi pendidikan tinggi kita?

  1. wijayanto81
    23/10/2008 at 07:17

    Mungkin memang sebagian besar berperilaku seperti itu, mudah menyerah dan mencari jalan pintas. Ini akibat dari system pendidikan cerdas cermat. Dimana semua siswa diharapkan untuk bisa menghafal, jika tidak dijawab “A” maka akan salah. Stigma tentang hal2 yang pasti itu menyebabkan daya analisa menjadi berkurang, tidak mau berfikir dan ingin segalanya itu instan dan siap saji

  2. martiepunya
    23/10/2008 at 08:56

    siap saji ya…kyk franchise makanan aja

    entah yg salah sistemnya atw orangnya. setuju bgt ama mas wijayanto, skrg ini smua yg dcap salah HARUS juga kita cap salah tanpa analisa lebih lanjut. Kurang suka juga tuh

  3. 23/01/2009 at 08:54

    Jangankan skripsi, lha PR (homework) aja di-outsourcing-kan, kok.

    Albert: Solusi termudah bagi yang punya dana lebihšŸ™‚

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: