Home > pekerjaan > Kesan orang-orang tentang seorang programmer yang wirausahawan

Kesan orang-orang tentang seorang programmer yang wirausahawan

Sudah kurang lebih lima tahun saya menjalani profesi yang disebut di atas itu: programmer yang wirausahawan. Mungkin penjelasan Kang Wiki: Micro Independent Software Vendor (mISV) dan Freelancer cukup memberi penjelasan tentang profesi saya ini.

Selama kira-kira lima tahun itu ada banyak kesan dari orang lain yang saya terima mengenai profesi saya ini. Ada yang merasa tertarik untuk mengamati perkembangan pekerjaan saya. Ada yang pesimis akan kemungkinan keberhasilan saya menjalani profesi ini. Dan banyak yang lain.

Tanggapan yang cukup sering saya terima adalah, ada orang-orang yang memandang saya dengan sikap aneh (atau kasihan, saya tidak tahu – hehehe), yang kemudian secara rutin (terlebih pada awalnya dulu) menawari saya pekerjaan atau peluang usaha. Mungkin mereka memandang profesi ini ‘tidak ada masa depannya’ kali ya. Saya yakin tidak ada maksud jelek apapun dari mereka, namun saya merasa kurang nyaman dengan pandangan seperti ini.

Ada juga yang seringkali menanyai saya, apakah ada proyek yang sedang saya kerjakan, jika ada, banyakkah proyek yang dikerjakan, sambil tak lupa melontarkan doa dan harapan semoga job saya banyak dan lancar. Yang ini terutama orang tua saya (dan belakangan setelah saya menikah, mertua saya juga). Sebentuk kasih dan perhatian dari mereka buat saya, salam hormat saya untuk mereka.

Selain tanggapan-tanggapan di atas itu, ada lagi tanggapan yang lain. Ada juga yang melihat bahwa profesi yang saya pilih ini menarik, dan mereka terus menyemangati saya. Mereka sering berkata bahwa memang awalnya akan susah, tapi jika saya konsisten, maka buah yang baik akan saya petik kemudian. Cerita pengalaman hidup mereka sering saya jadikan inspirasi dan penyemangat ketika saya berada dalam situasi yang tidak mudah dihadapi. Saya sangat menghargai mereka.

Sementara itu, tanggapan dari teman-teman saya yang segenerasi dengan saya, rata-rata adalah, bahwa profesi saya ini sangat enak dijalani (kalo emang iya, kenapa gak pada ikutan ya?). Waktunya longgar, bisa diatur sendiri. Mau kerja ya tinggal kerja di rumah. Mau santai ya tiduran aja di rumah. Proyeknya nilainya gede-gede (ah ngarang tuh, yang bener gede-kecil, hehehe).

Nah berkaitan dengan kesan santai itu, kadang saya juga jadi repot karenanya. Asumsi orang-orang, saya tidak memiliki jam kerja tetap, jadi waktunya bebas, saya bisa melakukan apa saja setiap saat saya mau. Kadang-kadang, ada ajakan atau permintaan pada saya untuk mengikuti atau mengerjakan sesuatu (biasanya minta bantuan). Misalnya gini, ada orang (entah saudara ataupun teman) yang minta tolong saya untuk mencarikan atau membelikan suatu barang di Yogya. Nah, setelah beberapa hari mereka bertanya lagi, udah dapet belum barangnya, kok belum dikirim. Masalahnya, biasanya saya menjadwalkan hal-hal seperti ini di akhir minggu (Sabtu – Minggu). Kalau belum sampai harinya, ya seringkali saya belum bisa melakukannya. Tidak jarang, setelah ada penjelasan seperti ini, mereka bisa mengerti. Yang menjengkelkan, kadang setelah diberi penjelasanpun, mereka menanggapi, “Katanya kerja sendiri (sebuah bentuk terjemahan bebas atas: freelancer), masak belum bisa disempatkan untuk bantu mencarikan?” Repot juga ya?

Setiap orang boleh memiliki kesannya sendiri tentang profesi saya, dan apapun kesan mereka itu, semuanya menarik buat saya. Kapan-kapan saya pengin juga bercerita tentang kesan saya sendiri tentang profesi yang saya jalani ini.

Categories: pekerjaan
  1. Deny Fibrata
    22/10/2008 at 02:21

    Wah, seakan akan saya membaca kisah saya sendiri mas.. Salam kenal..

  2. albert
    22/10/2008 at 06:48

    @Deny:
    Salam kenal juga..

  3. 12/05/2009 at 20:27

    aduuuhhhh ceritanya gw banget tuuuhhh…
    very inspiring… thanks yaaaaa🙂

  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: